Hari ini awan menurunkan molekul-molekul air lagi
Hujan terus menari gemulai mendarat di bumi
Entah kenapa aku selalu takjub akan sosok hujan yang terbias cahaya lampu jalanan
Kukatakan : “ hujannya romantis!”
Kemudian temanku lagi-lagi berkomentar
“dasar aneh, masa hujan deras begini romantis?”
Aku selalu takjub sosok hujan yang terbias itu
Mengingatkan aku akan sesosok yang berpayung di tengah hujan
Berjalan menyusuri sepanjang braga weg
Dejavu kah setiap aku memandang sosok hujan terbias di bawah lampu?
Ku tak mengerti yang kupaham menurut rasaku
Hujan terbias di bawah lampu jalanan di malam hari
Terlihat begitu indah….
Molekul-molekul air masih terus menari
Temanku masih mengoceh memprotes hobi anehku mengagumi hujan
Molekul-molekul itu membasahi wajahku
Juga meresap ke dalam tanah
Sosok terbias di bawah lampu jalanan di malam hari
Terus menari…membuatku berkali tersenyum simpul
biene_maja
Freitag, 4 Januar 2008
Sabtu, 05 Januari 2008
Schoenes Scheisswetter!!
Wie bei allen Dingen im Leben lernt man die schoenen Dinge erst dann lieben, wenn man sie nicht hat. Waere jeden Tag schoenes Wetter, wuesste man es nicht mehr richtig zu schaetzen und das waere doch sehr schade. Auch in meinen Liedern kommt ab und zu der Regen vor, sinnbidlich, wenn ich ueber etwas Trauriges singe. So kann ich es verarbeiten und dadurch wieder ins helle kommen. Umgekehrt haette ich die gluecklichen Songs nie schrieben koennen, ohne die Traurigkeit zu kennen. Der Typ in dem Lied tut so, als wuerde es in meinem Leben keine Sonne geben und er muesse mit seinem Dauersommer nur den Schneemann auf meinem Fensterbrett zum Schmelzen bringen, um mich zu gewinnen- aber da taeuscht er sich.
(bei Brigitte)
biene_maja
Januar 2008
(bei Brigitte)
biene_maja
Januar 2008
Personal Vices
Have pity on those who pity themselves and who see themselves as good people treated unfairly by life-who feel that they do not deserve what has befallen them. Such people will never be able to fight the good fight. And pity those who cruel to themselves and who see only the evil in their own actions, feeling that they are to blame for the injustice in the world. Because neither of these kinds of people know thy law says, “But the very hairs of your head are numbered”.
Have pity on those who are fearful of taking up the pen, or a paintbrush, or an instrument, or a tool because they are afraid that someone has already done so better than they could, and who feel themselves to be unworthy to enter the marvelous mansion of art. But have even more pity on those who, having taken up the pen, or the paintbrush, or the instrument, or the tool, have turned inspiration into a paltry thing, and yet feel themselves to be better than others. Neither of these kinds of people know thy law that says, “For there is nothing covered that will not be revealed, nor hidden that will not be known”.
Have pity on those who bind themselves with the silken ties of love, and think of themselves as masters of others, and who feel envy, and poison themselves, and who torture themselves because they cannot see that love and all things change like the wind. But pity even more those who die of their fear of loving and who reject love in the name of a greater love that they know not. Neither of these kinds of people know thy law that says, “whoever drinks of the water that I shall give him will never thirst”.
(Paulo Coelho, the Pilgrimage)
Ps: that’s another encouraging things from coelho’s book, that’s why I love reading those. In our infinite pity, help us never to turn our knowledge against ourselves :)
Have pity on those who are fearful of taking up the pen, or a paintbrush, or an instrument, or a tool because they are afraid that someone has already done so better than they could, and who feel themselves to be unworthy to enter the marvelous mansion of art. But have even more pity on those who, having taken up the pen, or the paintbrush, or the instrument, or the tool, have turned inspiration into a paltry thing, and yet feel themselves to be better than others. Neither of these kinds of people know thy law that says, “For there is nothing covered that will not be revealed, nor hidden that will not be known”.
Have pity on those who bind themselves with the silken ties of love, and think of themselves as masters of others, and who feel envy, and poison themselves, and who torture themselves because they cannot see that love and all things change like the wind. But pity even more those who die of their fear of loving and who reject love in the name of a greater love that they know not. Neither of these kinds of people know thy law that says, “whoever drinks of the water that I shall give him will never thirst”.
(Paulo Coelho, the Pilgrimage)
Ps: that’s another encouraging things from coelho’s book, that’s why I love reading those. In our infinite pity, help us never to turn our knowledge against ourselves :)
Kamis, 03 Januari 2008
close to you
Why do birds suddenly appear
Every time you are near?
Just like me, they long to be
Close to you.
Why do stars fall down from the sky
Every time you walk by?
Just like me, they long to be
Close to you.
On the day that you were born
The angels got together
And decided to create a dream come true
So they sprinkled moon dust in your hair of gold
And starlight in your eyes of blue.
That is why all the girls in town
Follow you all around.
Just like me, they long to be
Close to you.
ps:remember the day when i was closed to someone, and now waiting for someone to watch over me :)
Every time you are near?
Just like me, they long to be
Close to you.
Why do stars fall down from the sky
Every time you walk by?
Just like me, they long to be
Close to you.
On the day that you were born
The angels got together
And decided to create a dream come true
So they sprinkled moon dust in your hair of gold
And starlight in your eyes of blue.
That is why all the girls in town
Follow you all around.
Just like me, they long to be
Close to you.
ps:remember the day when i was closed to someone, and now waiting for someone to watch over me :)
Balada sang gadis
Masih ingatkah kamu dengan balada seseorang yang dikelilingi matahari, bulan dan bintang? Bila kamu lupa akan kuceritakan sekilas tentang si gadis ini, dahulu gadis ini pernah menjadi seorang peri dan terbang bersama peri mimpi yang ia kagumi setiap malam, tapi ternyata peri mimpi absen dari hari-harinya meninggalkan si gadis. Hingga akhirnya ia terhempas ke tanah dan harus berjalan di atas kakinya disertai luka sayapnya yang semakin hari membebani punggungnya, hingga suatu hari ia bertemu petani yang membantunya mematahkan sayap dan menyembuhkan lukanya. Setiap petani itu tertawa mengingatkannya pada mentari yang hangat.
Maka sang gadis mengagumi mentari karena mengingatkannya pada sang petani, mentari memang tertawa untuknya namun tidak bisa selamanya, karena siang harus berganti malam. Sang gadis ditemani bulan yang selalu setia mendengarkan ocehannya, atau bintang-bintang yang berkedip-kedip meramaikan suasana. Hari-harinya damai dengan semaraknya hari dari pagi hingga malam. Entah kenapa semakin lama mentari jarang sekali tersenyum pada sang gadis kecil, malah memberikan panas terik yang membakar kulit sang gadis. Walau sang gadis berjuang mati-matian untuk tetap tersenyum dan berharap pada sang mentari, ia seringkali dilukai dengan sengatan teriknya mentari. Hingga akhirnya mentari sendiri undur diri untuk tersenyum ke arah yang lain yang sudah ditentukan kodrat alam, walaupun kini sinarnya redup. Sang gadis ingin berjuang untuk senyum hangat mentari namun mentari menyerah dan enggan tersenyum lagi untuknya.
Lagi-lagi sang gadis terluka, kali ini dengan sengatan matahari yang meninggalkan jejak di kulitnya. Semua orang meyakinkan bahwa sang gadis masih punya bulan yang menemani setiap malam atau bintang-bintang yang menceriakan langit kelam. Sang gadis bermain-main bersama bintang, namun ternyata bintang mudah bosan. Tinggal bulan yang mau menemaninya dengan keluhan dan cerita-cerita sang gadis, bulan menatap sang gadis dengan lembut. Bulan benar-benar teman setia sang gadis, ia tertawa saat mendengar bintang yang mudah bosan dan sedikit marah dengan sengatan mentari. Saat ini sang gadis merasa nyaman dengan kedewasaan bulan, sinarnya tak menyengat dan teduh namun menerangi sang gadis di malam hari.
Berharap bulan yang kesepian di langit sana menemukan bulan lainnya (namun bulan hanya satu bukan?) namun tetap menatap lembut sang gadis. Sang gadis berharap bertemu arkeolog yang akan setia menemani hari-ahrinya. Sang arkeolog itu akan sangat setia pada sang gadis, karena ia sadar betapa semakin tua betapa semakin berharga dan tak ternilai sang gadis……….untuk bulan teruslah menggantung di langit dan menemani sang gadis sebagai teman yang luar biasa berharga.
Biene_maja
Donnerstag, Januar 2008
Maka sang gadis mengagumi mentari karena mengingatkannya pada sang petani, mentari memang tertawa untuknya namun tidak bisa selamanya, karena siang harus berganti malam. Sang gadis ditemani bulan yang selalu setia mendengarkan ocehannya, atau bintang-bintang yang berkedip-kedip meramaikan suasana. Hari-harinya damai dengan semaraknya hari dari pagi hingga malam. Entah kenapa semakin lama mentari jarang sekali tersenyum pada sang gadis kecil, malah memberikan panas terik yang membakar kulit sang gadis. Walau sang gadis berjuang mati-matian untuk tetap tersenyum dan berharap pada sang mentari, ia seringkali dilukai dengan sengatan teriknya mentari. Hingga akhirnya mentari sendiri undur diri untuk tersenyum ke arah yang lain yang sudah ditentukan kodrat alam, walaupun kini sinarnya redup. Sang gadis ingin berjuang untuk senyum hangat mentari namun mentari menyerah dan enggan tersenyum lagi untuknya.
Lagi-lagi sang gadis terluka, kali ini dengan sengatan matahari yang meninggalkan jejak di kulitnya. Semua orang meyakinkan bahwa sang gadis masih punya bulan yang menemani setiap malam atau bintang-bintang yang menceriakan langit kelam. Sang gadis bermain-main bersama bintang, namun ternyata bintang mudah bosan. Tinggal bulan yang mau menemaninya dengan keluhan dan cerita-cerita sang gadis, bulan menatap sang gadis dengan lembut. Bulan benar-benar teman setia sang gadis, ia tertawa saat mendengar bintang yang mudah bosan dan sedikit marah dengan sengatan mentari. Saat ini sang gadis merasa nyaman dengan kedewasaan bulan, sinarnya tak menyengat dan teduh namun menerangi sang gadis di malam hari.
Berharap bulan yang kesepian di langit sana menemukan bulan lainnya (namun bulan hanya satu bukan?) namun tetap menatap lembut sang gadis. Sang gadis berharap bertemu arkeolog yang akan setia menemani hari-ahrinya. Sang arkeolog itu akan sangat setia pada sang gadis, karena ia sadar betapa semakin tua betapa semakin berharga dan tak ternilai sang gadis……….untuk bulan teruslah menggantung di langit dan menemani sang gadis sebagai teman yang luar biasa berharga.
Biene_maja
Donnerstag, Januar 2008
Alles Gute in the upcoming year!!
Tak terasa sudah berganti kalender masehi lagi, 2007 telah lewat dan kita mulai memasuki tahun 2008. Sedikit berkontemplasi me-review apa saja yang telah kita capai dan kita lakukan selama setahun kemarin. Beberapa hal tercapai dan beberapa hal tertunda, tapi yang menjadi pencapaian terbesar adalah ketika kita menjadi orang yang lebih baik setiap harinya. Selalu belajar dari kesalahan di masa lalu dan berjalan tegak walaupun jalanan di depan kita masih gelap, meskipun jalan di depan kita hanya diterangi cahaya sepanjang satu meter tapi bila kita selalu teguh berjalan ke depan maka cahaya itu akan menuntun kita perlahan berjalan terus ke depan, dan akhirnya tanpa kita sadari kita telah berjalan jauh dan melakukan beberapa pencapaian yang pada awal mulanya kita tak pernah tahu bagaimana caranya bisa menggapainya.
Law of attraction berlaku dalam kehidupan kita sehari-hari dalam membentuk masa depan yang akan kita jalani. Pikiran positif akan membawa kita menuju hal besar yang positif pula, ketika kita fokus dan terus berpikir pada satu hal, pada akhirnya secara tidak di sadari kita akan bergerak mesnuju apa yang kita pikirkan. Bila kita takut akan sesuatu dan berpikiran negatif, maka hal itu benar-benar akan terjadi. Kita sendiri yang membuat kita terjebak dalam suatu keadaan. Berpikir positif bahwa besok akan lebih baik dari hari ini dan kemarin, meskipun Indonesia di awal tahun baru sudah ditimpa berbagai bencana dari banjir yang meluap di seluruh penjuru tanah air, si miskin dan si kaya sama-sama merasakan derita banjir. Bahkan meteor yang jatuh di salah satu wilayah di tanah air seolah menjadi pembuka bencana awal tahun 2008, semoga saja esok hari semua berjalan baik.
Resolusi tahun baru 2008 ini adalah menjadi seseorang yang lebih baik dalam keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, get a decent job yang halal, eine chance nach Deutschland fliegen, lebih rajin ibadah, diberi umur yang berkah dan lingkungan yang baik amien.
Biene_maja
Donnerstag, Januar 2008
Law of attraction berlaku dalam kehidupan kita sehari-hari dalam membentuk masa depan yang akan kita jalani. Pikiran positif akan membawa kita menuju hal besar yang positif pula, ketika kita fokus dan terus berpikir pada satu hal, pada akhirnya secara tidak di sadari kita akan bergerak mesnuju apa yang kita pikirkan. Bila kita takut akan sesuatu dan berpikiran negatif, maka hal itu benar-benar akan terjadi. Kita sendiri yang membuat kita terjebak dalam suatu keadaan. Berpikir positif bahwa besok akan lebih baik dari hari ini dan kemarin, meskipun Indonesia di awal tahun baru sudah ditimpa berbagai bencana dari banjir yang meluap di seluruh penjuru tanah air, si miskin dan si kaya sama-sama merasakan derita banjir. Bahkan meteor yang jatuh di salah satu wilayah di tanah air seolah menjadi pembuka bencana awal tahun 2008, semoga saja esok hari semua berjalan baik.
Resolusi tahun baru 2008 ini adalah menjadi seseorang yang lebih baik dalam keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, get a decent job yang halal, eine chance nach Deutschland fliegen, lebih rajin ibadah, diberi umur yang berkah dan lingkungan yang baik amien.
Biene_maja
Donnerstag, Januar 2008
Urlaub machen!!
Hopla, libur akhir tahun 2007 kemarin dihabiskan dengan berlibur ke rumah saudara di Bogor. Sebetulnya saya sendiri sudah cukup lama libur (red:sejak lulus nopember), kebetulan adikku yang masih kuliah di semester satu libur kuliah selama dua minggu. Jadi baru di akhir desember saya bersama keluarga bisa liburan bersama. Seminggu berlibur dan berkunjung ke rumah sepupu dan tante cukup me-refresh otak. First day di rumah saudara, hal pertama yang dilakukan adalah membaca koleksi komik sepupuku yang banyaknya sampai dua lemari besar dan menonton dorama-dorama jepang dan reality show jepang (sepupuku ini Japan mania), ditambah cemilan-cemilan yang dihidangkan khusus dari tuan rumah (I love that ;p ).
Second day belum pergi kemana-mana hanya berdiam diri di rumah dan melanjutkan membaca komik dan novel berhubung sepanjang hari hujan deras, sedikit berbahaya bepergian dan sepupuku juga tidak mau menyetir di tengah hujan deras, jadi hari kedua dihabiskan dengan melihat sepupu membuat okonomiyaki (makanan khas jepang yang terbuat dari telur,kol,udang,daging,ikan,cumi,saus tiram,mayonaise dll) hmhm yummy.
Third day…oh gosh haruskah aku menceritakan per hari? tak apalah berhubung ini semacam cerita selintas tentang sebuah perjalanan anak manusia dalam waktu singkat dan dalam jarak tempuh yang dekat. Ok tadi sampai mana? Pagi-pagi di hari ketiga ini jalan-jalan ke kebun raya bogor, segarnya jalan-jalan di antara pepohonan rimbun pagi hari dan tak lupa kegiatan narsis ria bersama sang adik tak terlewatkan (red:foto-foto). Sayang sekali sang Rafflesia Arnoldi sedang tidak berbunga. Sempat melewati Dutsch cemetery yang diliputi rimbunnya pohon bambu, entah kenapa daerah ini saja yang tiba-tiba udaranya agak dingin dan gelap. Pemakaman Belanda ini terdiri dari makam para ilmuwan belanda dan Jerman yang dulu mengembangkan kebun raya Bogor, lumayan tua juga beberapa ratus tahun yang lalu, tanggal kematiannya saja tahun 1800-an…brr cukup deh nggak berlama-lama di wilayah itu. Tapi yang mengherankan sebelumnya saya pernah ke daerah itu bersama teman-teman, and guess what tepat di depan makam itu sepasang kekasih sedang beradu kasih, woalah ko betah ya?apa karena tempat itu tersembunyi??hmh..hmh..aya-aya wae!!
Lumayan juga hari ketiga itu dihabiskan dengan jalan-jalan, wisata kuliner dan belanja beberapa souvenir. Hari ke-5 tante mengadakan pesta kecil di rumah dalam rangka perayaan ultahnya. Yah lumayan banyak makanan dan banyak saudara-saudara dari pihak tante. Berhubung sepupuku sedikit bad mood dengan satu hal akhirnya adikku, saya dan sepupu melarikan diri di tengah acara pesta kecil itu ke perayaan festival jepang akhir tahun (kalau nggak salah namanya bonensai). Tempat acara penuh sekali dengan anak-anak muda penggemar budaya jepang, ada yang berkostum ala anime seperti naruto, super saiya, ranger, satria baja hitam sampai serenity. Acaranya selain festival kostum, bazaar makanan Jepang ada juga pemutaran dorama, band-band J-pop & J-rock. Cukup seru dan rame walau saya sendiri tidak kuat berlama-lama disana soalnya saya paling tidak kuat crowded, asap rokok, dan panas. Fiuh thanks God berkat hal itu juga saya tidak pernah berkenalan dengan dugem.
Hari terakhir di Bogor rencananya mau tahun baruan, pagi-pagi pergi ke rumah saudara yang kebetulan di rumahnya ada kolam ikan besar, nah dimulailah acara pemancingan ikan yang mana rencananya ikan-ikan itu akan dibakar malam hari. Tik..tok..tik..tok..time was ticking 15 menit menunggu dan tak ada satu ekor ikan pun yang tertarik mendekati kail pancingan apalagi rela menyangkut di kail pancingan. Sumpahnya pegal dan akhirnya kami (yang terdiri dari tante, bunda, saya, adikku dan sepupu –semuanya perempuan) menyerah memancing, hebat juga orang-orang yang kuat memancing sampai 3 jam dan hanya ada satu ekor ikan kecil yang terpancing. Perempuan memang cenderung tidak sabar saat kegiatan memancing ikan, prinsipnya ‘ kalau bisa beli ikan di pasar kenapa harus berlama-lama berjam-jam menunggu satu ikan?’ well saya akui para lelaki lebih sabar saat memancing.
Gagal sudah keinginan membawa banyak ikan dari kolam, akhirnya tidak ada bakar-bakar ikan di malam tahun baru, atau bakar-bakar yang lain. Karena seharian bepergian kami semua kelelahan, akhirnya malam hari jam 10 semua sudah ketiduran selain itu juga hujan deras mengguyur kota Hujan semalaman. Bangun kemudian di pagi hari sudah memasuki tahun baru 2008. Well memang sebaiknya diam di rumah dan beristirahat daripada begadang, jaga kondisi untuk memulai aktivitas baru di tahun baru 2008…Alles Gute in the upcoming year ;).
Biene_maja, Januar 2008
Second day belum pergi kemana-mana hanya berdiam diri di rumah dan melanjutkan membaca komik dan novel berhubung sepanjang hari hujan deras, sedikit berbahaya bepergian dan sepupuku juga tidak mau menyetir di tengah hujan deras, jadi hari kedua dihabiskan dengan melihat sepupu membuat okonomiyaki (makanan khas jepang yang terbuat dari telur,kol,udang,daging,ikan,cumi,saus tiram,mayonaise dll) hmhm yummy.
Third day…oh gosh haruskah aku menceritakan per hari? tak apalah berhubung ini semacam cerita selintas tentang sebuah perjalanan anak manusia dalam waktu singkat dan dalam jarak tempuh yang dekat. Ok tadi sampai mana? Pagi-pagi di hari ketiga ini jalan-jalan ke kebun raya bogor, segarnya jalan-jalan di antara pepohonan rimbun pagi hari dan tak lupa kegiatan narsis ria bersama sang adik tak terlewatkan (red:foto-foto). Sayang sekali sang Rafflesia Arnoldi sedang tidak berbunga. Sempat melewati Dutsch cemetery yang diliputi rimbunnya pohon bambu, entah kenapa daerah ini saja yang tiba-tiba udaranya agak dingin dan gelap. Pemakaman Belanda ini terdiri dari makam para ilmuwan belanda dan Jerman yang dulu mengembangkan kebun raya Bogor, lumayan tua juga beberapa ratus tahun yang lalu, tanggal kematiannya saja tahun 1800-an…brr cukup deh nggak berlama-lama di wilayah itu. Tapi yang mengherankan sebelumnya saya pernah ke daerah itu bersama teman-teman, and guess what tepat di depan makam itu sepasang kekasih sedang beradu kasih, woalah ko betah ya?apa karena tempat itu tersembunyi??hmh..hmh..aya-aya wae!!
Lumayan juga hari ketiga itu dihabiskan dengan jalan-jalan, wisata kuliner dan belanja beberapa souvenir. Hari ke-5 tante mengadakan pesta kecil di rumah dalam rangka perayaan ultahnya. Yah lumayan banyak makanan dan banyak saudara-saudara dari pihak tante. Berhubung sepupuku sedikit bad mood dengan satu hal akhirnya adikku, saya dan sepupu melarikan diri di tengah acara pesta kecil itu ke perayaan festival jepang akhir tahun (kalau nggak salah namanya bonensai). Tempat acara penuh sekali dengan anak-anak muda penggemar budaya jepang, ada yang berkostum ala anime seperti naruto, super saiya, ranger, satria baja hitam sampai serenity. Acaranya selain festival kostum, bazaar makanan Jepang ada juga pemutaran dorama, band-band J-pop & J-rock. Cukup seru dan rame walau saya sendiri tidak kuat berlama-lama disana soalnya saya paling tidak kuat crowded, asap rokok, dan panas. Fiuh thanks God berkat hal itu juga saya tidak pernah berkenalan dengan dugem.
Hari terakhir di Bogor rencananya mau tahun baruan, pagi-pagi pergi ke rumah saudara yang kebetulan di rumahnya ada kolam ikan besar, nah dimulailah acara pemancingan ikan yang mana rencananya ikan-ikan itu akan dibakar malam hari. Tik..tok..tik..tok..time was ticking 15 menit menunggu dan tak ada satu ekor ikan pun yang tertarik mendekati kail pancingan apalagi rela menyangkut di kail pancingan. Sumpahnya pegal dan akhirnya kami (yang terdiri dari tante, bunda, saya, adikku dan sepupu –semuanya perempuan) menyerah memancing, hebat juga orang-orang yang kuat memancing sampai 3 jam dan hanya ada satu ekor ikan kecil yang terpancing. Perempuan memang cenderung tidak sabar saat kegiatan memancing ikan, prinsipnya ‘ kalau bisa beli ikan di pasar kenapa harus berlama-lama berjam-jam menunggu satu ikan?’ well saya akui para lelaki lebih sabar saat memancing.
Gagal sudah keinginan membawa banyak ikan dari kolam, akhirnya tidak ada bakar-bakar ikan di malam tahun baru, atau bakar-bakar yang lain. Karena seharian bepergian kami semua kelelahan, akhirnya malam hari jam 10 semua sudah ketiduran selain itu juga hujan deras mengguyur kota Hujan semalaman. Bangun kemudian di pagi hari sudah memasuki tahun baru 2008. Well memang sebaiknya diam di rumah dan beristirahat daripada begadang, jaga kondisi untuk memulai aktivitas baru di tahun baru 2008…Alles Gute in the upcoming year ;).
Biene_maja, Januar 2008
Langganan:
Postingan (Atom)