Sabtu, 2009 Mei 16

When You Love Somebody or Some People

Jangan mencintai manusia….mulailah mencintai Dia yang menciptakan manusia yang kau cintai. Maka kau tidak akan pernah merasa kecewa berkepanjangan ketika orang yang kau cintai mengecewakanmu karena kau mencintai dia karena Allah. So say this to the person you loved so much……

” Mom/Dad/Ummi/Abi/brother/sister/honey I love you because of Allah”


Ketika seseorang berkata “I will love you forever”, ketahuilah dan ingatlah semua kasih sayang itu akan hilang dan terputus saat nyawa tidak lagi bersatu dengan jasad atau mungkin bisa hilang berganti dengan kebencian karena perceraian atau perpecahan…….Rahman dan Rahim..….kasih dan sayang abadi sepanjang masa dari mulai kita berupa roh yang akan dihembuskan ke dalam janin hingga kita kembali menjadi hanya roh tanpa raga hanya diberikan oleh Allah.


"Ya Allah bimbing hamba agar bisa mencintaimu lebih dalam…..jadikan hamba orang yang mencintai orang-orang yang hamba cintai hanya karena kecintaanku kepadaMU".


biene_maja

Short Memory!!!

Alhamdulillah belakangan ini walaupun beragam kegiatan dan banyak hal yang harus dikerjakan di musim panas, saya bisa menjalani hari tanpa masalah gejala vertigo, walau belakangan juga sejak pengobatan yang saya jalani kok merasa sering sekali lupa banyak hal alias menjadi agak “caleuy” dan “cipleu”. Lupa hal-hal kecil biasa namun kalau sering sekali terlupa duh gawat juga!!! misal beberapa hari yang lalu selesai mengajar saya lupa menyimpan dan mengembalikan lagi laptop pada tempatnya dan pemiliknya, saya biarkan tergeletak begitu saja diatas meja shared area kemudian saya pergi ngebaso dengan teman-teman saya. Padahal laptopnya akan dipakai oleh sang pemilik…….walhasil rekan kerja pusing nyari-nyari….maaaffffff yaaaaaa :-(. (jangan kapok!! ;p)

Pada detik-detik pertunjukkan dimulai alias teaching in front of the children saya lupa menyimpan USB dimana???? padahal semua data power point dan video bahan untuk mengajar ada disitu……padahal laptop, in-focus, alat peraga penunjang dari data slide show sudah siap semua….wakwaw akhirnya improvisasi dan cuap-cuap menyampaikan materi kembali ke dasar yaitu menunjukkan gambar dengan menggambar “indah” di white board….namun ada back soundnya “BU GURUUUUU gambar apa itu??gambar gajaaaah yaaa?????kok gajahnya anehhhh sih??” huaaa bukan nak yang digambar di depan itu gambar kelinci hiks….hiks separah itukah gambar bu guru ;-(

Seringkali juga tiba-tiba saat mengobrol saya lupa sama sekali atau tergagap dengan apa yang akan saya bicarakan…anehhhh!!!biasanya cas..cis..cus lancar ceritaaaa…walhasil saya yang sudah pendiam ini makin pendiam hehe ;p

Kelupaan menyimpan barang…..jangan ditanya…sudah sangat sering…lupa menyerahkan berkas yang sudah dikerjakan semalaman, lupa menyampaikan pesan, pokoknya merasa clumsy dehhhh….oh mr.doctor sebenernya obat apa ini hihihi (ato memang bakat lupa, tapi tidak pernah sekacau ini)…nggak apa-apa asal yang dihapus di cerebellum ini yang nggak enak aja…misalnya memori tentang vertigo (it worked doctor!!) pengalaman buruk semasa kecil, atau pengalaman buruk dan hal yang tidak mengenakan yang dialami belakangan ini heheheheh ^.^v

Memory…oh short memory….beautiful memory stay still please :-)

Biene_maja

Sabtu, 2009 April 25

Perpanjangan Bed Rest :(


Well after two days laying down on my bed, being alone at my home…..Bed rest selama dua hari+satu hari yang cukup membuat mati gaya di atas kasur terus menerus akhirnya bisa jalan-jalan di dalam rumah (walau masih dalam karantina). Beberapa hari belakangan cuaca panas sekali walau AC di ruangan kelas sudah di setting paling dingin sekali pun plus entah mengapa beberapa hari belakangan sedang terjadi beberapa kasus attitude murid-murid di kelas. Kata psikolog sekolah bilang bisa juga dipengaruhi cuaca yang panas dan display kelas harus lebih adem untuk meredam ke “Hura-hura” an anak-anak. Sampai-sampai digelar class meeting di waktu jam review untuk membahas poin-poin kesepakatan aturan kelas dan meninjau ulang kebijakan sistem point dan reward di kelas.

Terpaksa saya dan partner harus menangguhkan point harian anak-anak (point ini diberikan saat pulang sekolah untuk anak-anak yang hari itu tidak ditegur karena pelanggaran or being nice all day) karena beberapa hari belakangan anak-anak mulai goyang dan terlena dengan point akibatnya sering terjadi pelanggaran aturan kelas yang sudah dibuat bersama. Dari sering berebut saat antrean baris, snack time, lunch time berujung dengan pertengkaran dan ujung-ujungnya ada yang menangis dan lapor “ BU GURUUUUU!!!dianya begini begitu”, locker yang berantakan, menyimpan tas dan sendal berantakan, main-main saat shalat, ngobrolllllll dan ribut selama pelajaran sampai-sampai guru bidang study yang masuk ke kelas geleng-geleng kepala. Dan ternyata kehuraan itu juga dialami kelas sebelah….ternyata pengaruh musim panas besar juga yah.

Wah ada apa yah dengan anak-anakku??Biasanya papan point reward mereka bertabur bintang hitam dan kemarin-kemarin saking banyaknya pelanggaran yang mereka buat, papan point di kelas cukup kebakaran juga banyak yang dapat point merah dan penghapusan bintang. Cukup shock terapy juga dengan penghapusan point harian….biasa liat bu gurunya so nice…so sweet…sampai-sampai saya harus berkata….” Bu guru sedih dan kecewa dengan sikap kalian belakangan, Bu guru lebih suka dengan sikap kalian saat papan reward ini bertabur bintang hitam.” But still walau si mungil-mungil itu sedang berulah…ada saja yang selalu bisa membuat saya dan partner tertawa karena tingkah polah mereka. Memang mereka itu ibarat gelas yang siap di isi air dan saya harus siap menjadi teko yang mengisi gelas mereka dan saya pun harus selalu mengisi diri dengan ilmu baru dan hal-hal positif :).

Ternyata musim panas berpengaruh besar untuk saya dengan vertigo….setelah bebas dari penyakit lama ini selama lebih dari setengah tahun, tiba-tiba hari rabu sore kemarin vertigo saya kambuh lagi….terasa mata pegal, gerah luar biasa, pusing luar biasa dan berujung saya tak sanggup berdiri hingga saya tak sadarkan diri. Tadinya saya dan adik saya berencana menginap di hotel Santika menemani calon kakak ipar yang sedang dinas di Bandung. Sore itu saya dijemput dan berencana menyusul adik saya yang lebih dulu sudah sampai hotel, tapi dalam perjalanan tiba-tiba tak ada angin tak ada badai saya didera vertigo luar biasa. Hingga saya tak sadarkan diri dan akhirnya saya diantar pulang. Adik saya bilang saya sudah dicubiti, ditepuk-tepuki sampai muka dibasahi air saya tetap tak sadarkan diri sampai-sampai dari mobil digotong sampai ke kamar (dan mereka protes betapa beratnya saya hihihi iya deh diet ini juga udah turun 2 kg ko ;p). Akhirnya saya bed rest selama dua hari total izin tidak kerja….adik saya pun bolos kuliah demi merawat saya thanks my lovely sis’ for caring me ;).

Merasa diri sudah baikan tadinya saya dan adik saya akan datang ke undangan soft opening butik muslimah di daerah dipati ukur, saya dan adik dapat undangan dari sang murrobiah dan rencananya akan ada Liqa dengan Ustad Jeffry. Sudah siap dengan pakaian lengkap tiba-tiba saat sarapan saya pusing serta kram perut luar biasa…..dan sang suster (adik saya) dengan galaknya menyuruh saya stay saja di rumah daripada saya tepar dan pingsan lagi. Well walhasil one more day bed rest….ya Allah mungkin saya melupakan hak tubuh saya untuk beristirahat cukup yah belakangan ini. Fiuh harus lebih waspada dengan kesehatan saya pada saat musim panas seperti ini….nggak mau sakit lagi, bosen di kasur dan di rumah tepar sendirian nggak bisa ngapa-ngapain…..:-( danke meine Schwester und auch Schatz……so lucky having you around me ;)

Jumat, 2009 April 10

The End of The Day??


It’s supposed to be summer time…..namun tampaknya bumi sudah mulai terbatuk-batuk dan demam akibat perbuatan manusia……bila dianalogikan bumi kini terkadang bersin dan demam jadinya cuaca sering kali tidak menentu terkadang panas amat atau hujan deras. Perlahan manusia tersadar akan bahayanya pengrusakan alam yang sudah terjadi berabad lamanya bagi manusia itu sendiri. Menguntungkan dari segi ekonomis namun dampak jangka panjang yaitu kerusakan alam yang luar biasa dan dampaknya bagi manusia itu sendiri.

Selogis apapun manusia namun ada hal-hal yang tidak bisa dilogikakan…secanggih apapun sains dan teknologi manusia namun ada hal-hal yang tidak akan bisa manusia taklukkan yaitu kekuatan alam yang semuanya terjadi atas kehendak-Nya. Logika dan keimanan selayaknya bersinergi, ilmu pengetahuan tanpa keimanan maka terjadilah kezaliman dan kerusakan di muka bumi. Betapa segala kejadian di muka bumi ini atas kehendak-Nya, semakin saya mengetahui berbagai ilmu semakin takjub akan kebesaran-Nya.

Dua minggu terakhir tema materi yang saya sampaikan kepada murid-murid adalah tema mengenai fenomena langit dan tata surya, anak-anak mengikuti dengan antusias terutama di bagian materi mengenai tata surya, penjabaran mengenai bintang dan planet di tata surya galaksi bimasakti menjadi materi yang mengasyikkan. Tatapan mata polos mungil mereka tercengang-cengang ketika melihat potongan film mengenai tata surya….planet-planet yang tertib berjalan pada orbitnya atas kehendak Allah sehingga tidak ada yang saling bertabrakan, atau jarak ideal matahari dan Bumi yang sedemikian rupa sehingga Bumi bisa dihuni dengan nyaman oleh mahluk hidup. Betapa kecilnya manusia dibandingkan alam semesta ini, namun mengapa seolah-olah terkadang sikap angkuh manusia atas segala penciptaan-Nya seolah-olah mampu mengalahkan semua.

Sehingga berbagai pertanyaan dari si kecil terlontar, “ bu hebat ya planet-planet tertib tidak ada yang nakal keluar dari orbit “ saya tersenyum mendengar lontaran kata dari si kecil yang matanya tak lekang menatap gambar-gambar planet yang saya sajikan melalui slide show dan film itu. Saya menjelaskan mengenai kebesaran Allah akan itu semua. Serta esensi bahwa sehebat apapun manusia, tidak bisa kita sombong karena kita itu kecil sekali dibandingkan semua yang ada di alam raya ini.


Celetukan kedua terlontar “ wah , kalo planet nakal nanti planet tabrakan itu berarti kiamat ya bu, terus mataharinya jadi deket-deket ke Bumi wah kepanasan deh kita, bu katanya nanti akan ada asteroid menabrak bumi kiamat dong sebentar lagi “ saya tersenyum lagi menanggapi pertanyaan mereka, betapa anak jaman sekarang itu sangat kritis dibandingkan di jaman saya dahulu. Stimulasi akan informasi begitu tinggi, untuk anak usia 6 tahun saya bangga terhadap mereka yang bisa menanggapi situasi disekitarnya, tinggal peran orang tua dan guru yang mengarahkan mereka agar mereka bisa menjadi kritis dan bijak terhadap segala sesuatu yang terjadi.

Sore setelah saya mengajar materi tersebut saya menonton film Knowing, film ini bercerita tentang bencana-bencana alam yang teramalkan namun tidak bisa dihindari, hingga pada akhirnya ketika bencana besar terjadi manusia hanya bisa pasrah. Penggambaran tentang bencana besar yang terjadi dalam film ini terus terang membuat saya terbayang-bayang akan hari besar ketika huru-hara di muka bumi kelak terjadi.

Dalam film knowing digambarkan terjadi letupan dari matahari mengenai planet-planet termasuk bumi sehingga badai solar terjadi dan seluruh mahluk di muka bumi tidak bisa bersembunyi kemanapun. I like those part dan membuat saya tercengang dan merenung (tapi ada bagian yang make no sense such as UFO in this movie, mengurangi serunya film ini) Seberapa siapkah manusia menghadapi kematian? terutama kiamat, karena pada akhirnya manusia akan sendiri…..bertanggung jawab atas segala hal yang telah diperbuat di hari pembalasan.

“ Apabila bumi diguncangkan dengan guncangannya (yang dahsyat). Dan bila bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, kemudian kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka) kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya. Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu? Bukankah Allah hakim yang seadil-adilnya? “ (Q.S Al-Zalzalah: 1-8)

Penggambaran tersebut mungkin menjadi tanda bahwa pada akhirnya seluruh manusia dengan berbagai latar belakang sosial, kedudukan, agama menyadari akan semakin tuanya usia bumi dengan segala kezaliman yang banyak terjadi akan datang tiba waktunya hari pembalasan, yang saya yakini bahwa kiamat kecil sudah banyak terjadi dan itu semua peringatan bagi umat manusia untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kiamat besar pun akan datang kelak……hanya Allah yang tahu…wallahualam….

Jumat, 2009 Maret 20

Welcoming Summer Time ^.^



Subhanallah sudah beberapa hari ini cuaca panas terik di Bandung pertanda masuknya musim kemarau. Bye bye musim hujan….saya pencinta hujan, hujan bikin udara lebih adem dan terutama vertigo saya seringkali muncul biasanya di musim panas, that’s why seringkali saya memilih diam di rumah atau satu tempat saat musim panas dan sangat senang bepergian di musim hujan walaupun berujung dengan basah-basahan ^.^


Satu hal yang menyenangkan di musim panas adalah musimnya penjual es krim dengan berbagai rasa dan modifikasi toppingnya yummy….i love ice cream so much….bahkan hujan-hujan pun sering saya jajan es krim di tempat favorit….I scream for ice cream, Pisetta, Swensen, hunting beberapa tempat yang menu es krimnya mantap…..atau ujung-ujungnya beli es krim literan dan berkreasi sendiri dengan topping buatan such as strawberry, kacang mede, whipped cream, oreo, cha-cha, coklat cair, chocochip duh slurppp…….


Kalau musim panas begini biasanya beberapa cafĂ© atau restoran menyediakan menu spesial es krim…..siap untuk kuliner es krim ^.^. Selesai project day minggu kemarin otomatis kelas berubah tampilan lebih semarak dengan berbagai display gambar, worksheet dan karya anak-anak di seluruh dinding kelas. Dan tahukah ternyata kata sang psikolog sekolah atau partner kelas sebelah yang berlatar belakang pendidikan psikologi, display warna-warni juga berpengaruh pada pola dan tingkah laku anak aktif……menjadi semakin aktif!!!! Itu terbukti sekali!!sudah dua hari anak-anak lebih Hura dari biasanya di kelas….

Duh ingin rasanya melepas semua display supaya suasana lebih tenang dan adem tapi sayang juga melihat karya mereka yang begitu semarak dan khas anak-anak+ karya bu Gurunya yang juga cape buatnya hehehe (me and my partner). Walau di kelas tema displaynya tentang kutub tapi masih juga kalah adem karena kemeriahan laskar krypton (my student) hehe.


Walhasil cuaca panas, anak-anak hura dan meriah sekali cukup menguras energi, luckily sejak beberapa hari yang lalu tak jauh dekat sekolah ada penjual es krim baru dengan berbagai macam menu yoghurt dan es krim bisa delivery pula tidak perlu jauh-jauh datang ke tokonya (tentunya setelah anak-anak pulang semua), yipee senangnya……welcoming summer time means time for ice cream ^.^ happy summer time to all of you, enjoy the day with ice cream ^.^


Biene_maja

Sabtu, 2009 Februari 28

Ketika Mungil Bersedih

Beberapa hari ini salah satu murid perempuan saya tampak diam dan agak murung, saat istirahat dia hanya menatap dari jendela kelas sementara teman-temannya bermain dengan ceria di Halaman sekolah. Memang anak ini cenderung pendiam, namun belakangan ko agak aneh ya? wajahnya tidak seceria biasanya. Biasanya dia selalu tiba-tiba datang menghampiri saya dan menunjukkan permainan karet gelang yang telah diajari oleh ayahnya di Rumah, atau terkadang tiba-tiba bercerita tentang dirinya.

Wajah mungilnya yang manis namun belakangan agak muram membuat saya bertanya-tanya. Beberapa kali saya bertanya padanya kenapa tidak bermain diluar bersama teman-temannya. Anak tersebut selalu menjawab dia sedang sakit jadi ingin menjaga kondisi dulu untuk tidak bermain diluar (memang dia sempat beberapa kali tidak masuk sekolah dan agak bermasalah dengan paru-paru) atau sedang tidak ingin bermain dulu.

Terkadang saya ajak dia menggambar atau menemaninya membaca saat dia tidak mau bermain dulu diluar. Saya selalu bilang kalau ada apa-apa cerita ya sama bu Guru sambil tersenyum. Murid saya itu menjawab dengan mengangguk dengan tatapan yang saya tahu ada sesuatu yang ingin dia ceritakan.

Sampai satu waktu orangtuanya bercerita pada saya bahwa sang anak tiba-tiba bercerita pada orangtuanya (mungkin sudah terlalu lama dipendam) dia ada masalah dengan salah satu temannya di kelas yang selalu menyuruh-nyuruh dirinya untuk membawakan tasnya atau beberapa kali menghabiskan bekal minumnya...ketika dia menolaknya temannya memusuhinya. Semua itu terjadi diluar jam sekolah atau terkadang pada saat jam istirahat yang tentu luput dari pengawasan saya.

Saya ajak sang anak mengobrol ringan dan akhirnya berhasil juga dia mau cerita tentang masalah yang dia alami. Memang saya pernah perhatikan ketika anak yang bermasalah dengan dia tidak masuk, dia bisa lebih ceria bermain dengan teman-temannya. Ketika saya tanya ” Kamu mau main sama teman-teman ya? ” dia mengangguk, ” masih takut untuk bermain ya?” dia pun mengangguk lagi.....saya ajak dia bermain bersama teman-temanya. Sampai sekarang masih tahap interogasi heart to heart dengan teman-temannya yang lain untuk mengumpulkan informasi tentang kasus ini. Belum sampai saya kumpulkan semua anak yang bersangkutan untuk saya ajak ngobrol bersama-sama.

Saya bercerita pada orangtuanya bahwa dia akhirnya mau cerita, dan sudah mulai mau bermain dengan teman-temannya. Keesokan harinya orangtua murid saya tersebut bercerita bahwa dia sekarang lebih ceria mungkin lebih plong gurunya sudah tahu dan mulai merasa aman lagi.

Seringkali hal-hal yang luput dari pengawasan guru dapat mempengaruhi emosi mereka. Kejadian semacam ini yang saya pikir masuk dalam kasus intimidasi memang harus penangan cermat, langsung namun tetap lembut dalam pendekatan personal. Rasa sayang saya terhadap anak-anak didik saya membuat sedih saya ketika beberapa dari mereka bersedih akan sesuatu yang luput dari pengawasan saya. Cerita di seling jam kosong pelajaran tentang kasih sayang sesama teman cukup efektif juga untuk mereka. Subhanallah semakin hari semakin saya berterima kasih dan semakin sayang saya kepada Ibu saya, betapa tidak mudah menjadi orang tua sekaligus menanamkan nilai-nilai kebaikan.

Saya tidak suka ketika Ibu saya marah, maka saya belajar bersabar terhadap murid-murid saya, saya tidak suka ketika Ibu saya cuek terhadap saya maka saya belajar tersenyum terhadap murid-murid saya. Love you so much mom, love you all my children thanks for being so special in my life ;-)


By
Biene_maja

Jumat, 2009 Januari 09

Parent Teacher Conference

Selama dua hari kemarin berlangsung Parent Teacher Conference, ajang sharing antara orang tua dan murid. Alhamdulillah berjalan dengan lancar. This is my second PTC….tahun ajaran kemarin dan tahun ajaran tahun ini. Banyak hal saya dapatkan dari PTC ini, keluhan, kecemasan, serta harapan orang tua terhadap anak-anak. Kecemasan dan harapan akan tumbuh kembang sang buah hati, setiap orang tua ingin yang terbaik untuk anaknya. Saya semakin sadar, bahwa kelak saya akan mengalami fase seperti mereka, betapa orang tua harus solid dan konsisten dalam mendidik anak.

Sinergi dengan guru merupakan proses baik menuju perubahan karakter anak. Karena dari sekian banyak keluhan, ada terlontar keluhan bahwa sikap anak lebih manis ketika di sekolah daripada ketika di rumah. Anak terlihat lebih mandiri dan dewasa di sekolah. Hal ini merupakan sesuatu yang wajar dan kerap kali terjadi Seyogyanya sinergi guru dan orang tua mampu menyelaraskan visi bersama dalam mendidik anak. Sehingga pendidikan anak berkesinambungan.

Menyingkapi perkembangan zaman yang semakin dinamis, dengan berbagai informasi yang terkadang sering kali luput tersortir untuk sang anak. Fondasi yang bisa kita berikan adalah rasa percaya diri dan tanggung jawab anak terhadap dirinya dalam proses tumbuh kembangnya. Sehingga dimana pun sang anak berada, dia akan mampu menempatkan diri.

Mungkin kita ini sisa-sisa metode pendidikan jaman dahulu dengan metode klasikal, dimana guru adalah segalanya, seolah apa kata guru adalah keharusan dan fatwa. Tanpa disadari pasti ada metode-metode pendidikan orang tua yang mendidik satu arah saja. Memang orang tua ( guru atau orang tua murid ) memiliki otoritas terhadap anak pada saat-saat tertentu. Namun sekali lagi, setiap anak adalah istimewa dengan karakter mereka yang unik dan beragam. Yang saya perhatikan dan alami disini, metode pendidikan satu arah dan doktrinasi, serta metode apal cangkem tidak lagi relevan. Pendekatan individual dan komunikasi dua arah adalah metode efektif menghadapi anak di jaman sekarang. Memang mindset kita harus perlahan dirubah...

Libatkan anak dalam penyelesaian satu masalah, ketika anak melanggar sesuatu harus dibicarakan konsekuensi hukuman atas perilaku mereka, beri penjelasan logis. Setiap anak adalah istimewa, kita sebagai manusia butuh apresiasi. Maka apresiasi dengan positif pencapaian anak sekecil apa pun itu. Hal tersebut mampu meningkatkan percaya diri mereka. Self confidence and self awareness penting untuk tumbuh kembang anak. Banyak faktor pembentuk dan pemicu karakter anak, hal tersebut akan saya bahas pada sesi tersendiri.

Melewati enam bulan bersama anak-anak mungil dan polos namun berwarna-warni dengan tingkah laku mereka. Seringkali saya tersenyum dan trenyuh dengan sikap polos yang menyadarkan saya akan banyak hal dalam kehidupan. Saya pernah mendapat surat yang dihiasi gambar crayon dari anak yang saya bimbing, bertuliskan, “Terima kasih bu Guru, untuk bimbingannya aku sayang bu guru”……saya berkata dalam hati dengan air mata haru di pelupuk mata “ Terima kasih anak-anakku, bu guru yang harusnya berterima kasih, telah mewarnai hari-hari bu guru menjadi lebih indah, mengajarkan bu guru banyak hal melalui kepolosan kalian, bu guru juga sayang kalian “….what a wonderful life to have, when you can love each other that way 


biene_maja